- Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa Menyelamatkan Real Madrid

library_upload_24_2026_04_1280x720_kylian-mbappe_a121542.jpg

AGEN BOLA - Musim ini menjadi salah satu periode paling sulit bagi Real Madrid. Satu per satu peluang meraih trofi utama lepas dari genggaman mereka.

Copa del Rey, La Liga, hingga Liga Champions sudah menjauh. Meski secara matematis masih bertahan dalam persaingan di liga, kenyataan di lapangan menunjukkan situasi yang berbeda.

Selisih poin yang cukup jauh dari Barcelona membuat peluang juara domestik semakin tipis. Namun, di tengah kekecewaan kolektif, masih ada target individu yang bisa memberi makna tersisa.

Mbappe dan Perburuan Pichichi

library_upload_24_2026_03_645x430_timnas-prancis-kylia_e4d0e11.jpg

Kylian Mbappe menjadi salah satu titik terang Real Madrid musim ini. Penyerang asal Prancis itu masih bersaing dalam perebutan trofi Pichichi.

Ia telah mencetak 23 gol di La Liga. Namun, persaingan belum berakhir karena Vedat Muriqi terus membayangi dengan koleksi 21 gol.

Lebih dari sekadar gelar top skor, Mbappe juga memburu pencapaian pribadi. Dalam dua musim terakhir, ia selalu mencetak 44 gol di semua kompetisi, sementara musim ini sudah mencapai 40 gol.

Jika mampu melampaui angka tersebut, Mbappe akan kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling menentukan di Eropa.

Courtois Bidik Zamora, Madrid Incar Rekor Lama

library_upload_24_2026_01_645x430_thibaut-courtois_77b94cf.jpg

Di lini pertahanan, Thibaut Courtois juga berada dalam jalur perebutan penghargaan individu. Ia bersaing untuk meraih trofi Zamora sebagai kiper dengan rasio kebobolan terbaik.

Meski tengah cedera, Courtois masih memimpin klasemen dengan rata-rata 0,86 gol per pertandingan, hasil dari 24 kebobolan dalam 28 laga. Situasi ini diperkuat oleh fakta bahwa pesaingnya, Joan Garcia, belum memenuhi syarat jumlah penampilan.

Selain itu, David Soria yang berada di posisi kedua juga mencatat jumlah kebobolan lebih tinggi. Kondisi ini membuat peluang Courtois tetap terbuka lebar.

Jika Mbappe dan Courtois sama-sama berhasil meraih penghargaan, Real Madrid akan mencatat pencapaian langka. Terakhir kali klub meraih kombinasi Pichichi dan Zamora terjadi pada musim 1987/1988 melalui Hugo Sanchez dan Paco Buyo. . Pantau terus Agen888 untuk mendapatkan pembaruan berikutnya, Bolaneters!

SUPPORT IOS & ANDROID

24 JAM CUSTOMER SERVICE ONLINE

Nagita Soraya Tanex

Whatsapp : +6282297409963

Agen SBOBET | Agen IBCBET | Agen 338A Casino | Agen ISIN4D